Cara Memilih Motor Bekas



Cara Memilih Motor BekasMencari motor bekas yang berkualitas mungkin susah-susah gampang, tapi jika anda bisa dengan cerdik memilih motor bekas, mungkin akan sangat gampang. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan tips-tips mengenai CARA MEMILIH MOTOR BEKAS, simak tips-tips berikut……

Berikut ini tips-tips sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas.

1. Pastikan Sasis Tidak Bengkok

Sasis merupakan komponen yang harus benar-benar diperhatikan ketika ingin membeli motor bekas. Untuk memastikan keadaan sasis dalam kondisi yang cukup bagus cukup mudah. Caranya tidak perlu membongkar bodi motor, tetapi dengan cara memarkirkan sepeda motor dengan menggunakan posisi dtandar tegak di daerah atau lintasan yang rata.

Setelah itu, amati dari belakang dan depan dengan jarak pandang sekitar empat sampai lima meter. Pastikan kondisi roda depan dan belakang masih dalam keadaan lurus. Jika sudah terlihat lurus, cobalah untuk mengendarainya secara zig-zag.

Jika dalam bermanuver zig-zag masih stabil dan mudah dikendalikan, berarti sasis masih dalam kondisi bagus. Pemeriksaan sasis sangat penting untuk memastikan motor bekas yang menjadi incaran belum mengalami kecelakaan atau terjatuh.

2. Cek Kondisi Mesin Motor Bekas Melalui Oli

Cara ini jarang sekali dilakukan oleh para calon pembeli. Sering pembeli hanya terpesona dengan suara mesin yang halus. Padahal, suara mesin yang halus belum menjadi jaminan bahwa mesin motor bekas benar-benar bagus. Jadi, pemeriksaan volume oli sangat penting.

Periksa dan pastikan tingkat ketinggian oli tidak melebihi batas maksimal garis indikator yang ada pada stick. Hal ini benar-benar harus diperhatikan karena beberapa oknum pedagang sering menyiasati mesin motor yang rusak dengan mengisi oli mesin melebihi standar. Jadi, suara mesin terdengar halus dan calon pembeli pun percaya mesin motor masih dlam keadaan bagus.

3. Cobalah Mengendarai Motor Bekas yang Akan Dibeli

Setelah mengecek volume oli, cobalah untuk mengendarai motor. Lakukan test drive dengan jarak yang cukup jauh agar dapat mencermati apakah pergantian posisi gigi sangat mudah dan halus. Setelah melakukan test drive, pastikan tidak ada kebocoran oli atau cairan apapun dari mesin. Tahap ini harus dilakukan setelah motor dikendarai karena mesin yang panas akan membuat oli lebih encer.

4. Motor Bekas – Amati Speedometer

 Satu hal yang perlu diingat, jangan pernah mudah percaya jika penjual mengatakan motor yang ditawarkan jarang dipakai sebelumnya. Umumnya, penjual menguatkan ucapannya dengan menunjuk angka pada speedometer yang masih sedikit. Cara untuk mengetahui seberapa jauh motor telah dipakai, amatilah speedometer dan pastikan tidak ada bekas pembongkaran pada bagian speedometer.

Tahap ini harus dilakukan karena untuk memastikan apakah motor memang jarang digunakan sebelumnya atau malah telah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Jika motor telah menempuh jarak atau kilometer yang sangat jauh, bisa dipastikan banyak komponen yang telah aus dan harus diganti. Jika lolos dari pengamatan, siap-siap untuk mengeluarkah biaya yang tidak sedikit jika telah terlanjur membeli motor incaran.

5. Pastikan Bodi dan Perangkat Pendukung Motor Bekas Masih Asli

Langkah terakhir dari seluruh rangkaian pengecekan, yaitu perhatikan keaslian bodi dan beberapa perangkat pendukung. Cermati kondisi cat apakah masih asli atau sudah mengalami perubahan warna dan amati bodi apakah ada goresan yang cukup menggangu mata atau tidak.

Setelah itu, pastikan juga spion, batok cockpit, lampu sen, jok, tutup rantai, atau tutup transmisi CVT (untuk motor matic), dan komponen lainnya masih asli. Pengamatan itu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan motor tidak pernah mengalami kecelakaan atau terjatuh. Selain itu, untuk memastikan taksiran harga karena onderdil asli lebih mahal daripada onderdil imitasi.

Sekian tips-tips dari saya, semoga bermanfaat. Terima kasih~
(abu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*