Cara Menghilangkan Tanda Lahir



Tanda lahir sangat beragam macam dan bentuknya, banyak orang yang mengartikan tanda lahir sebagai symbol kutukan atau semacamnya, pada faktanya, tanda bayi hanyalah kelainan hormone warna pada manusia, yang umumnya pada bayi. Dan banyak juga yang berpendapat bahwa tanda lahir atau toh tidak dapat dihilangkan atau dihapus, pada dasarnya tanda lahir dapat dihilangkan dengan berbagai cara ya.

Berikut ini adalah contoh-contoh dari beragam tanda lahir :

Mongolian Spot
Muncul dalam bentuk tanda yang halus, datar, dan agak gelap. Seringkali ditemukan di daerah pantat atau punggung bagian bawah bayi dengan warna biru keabu-abuan, hitam dan cokelat. Sekilas tampak mirip memar, namun tidak berbahaya karenamongolian spot akan hilang seiring waktu.
“Biasanya ketika anak hendak menuju masa akil balig, maka tanda lahir ini akan hilang dengan sendirinya. Ukurannya juga bervariasi, ada yang seperti tutup botol atau bahkan berada di seluruh pantatnya. Kalau yang ukurannya lebih besar lagi, mungkin perlu diperiksakan ke dokter karena khawatir ada efek samping dari besar ukurannya tersebut.

Salmon Patch 
Disebut pula stork bite atau gigitan bangau. Tanda lahir ini sebenarnya adalah pembuluh darah yang muncul ke permukaan kulit dalam bentuk warna merah muda, kecil, dan datar.
Salmon patch (bercak salmon) terdapat pada sepertiga bayi yang baru lahir, biasanya muncul di belakang leher (tengkuk), di antara mata atau di kening, hidung, bawah bibir, dan kelopak mata.
Tanda lahir ini tidak berbahaya karena seiring pertumbuhan bayi salmon patch akan hilang dengan sendirinya.

Port Wine Stain 
Noda ini muncul sebagai sebuah tanda yang datar, berwarna merah muda agak kemerahan dan perlahan beralih menjadi lebih gelap hingga mengarah ke warna merah keunguan. Sebagian besar bercak ini akan tumbuh lebih besar dan lebih tebal. Umumnya ukuran tanda lahir ini cukup besar dan berada di satu sisi. Sering muncul pada wajah, punggung atau dada. Paling sering muncul pada jidat dan daerah sekitar mata, jika hal ini terjadi pada bayi, segeralah konsultasikan pada dokter spesialis kulit dan spesialis mata untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Port wine stain (noda cawan anggur) disebabkan oleh adanya pelebaran kapiler darah yang terjadi pada satu di antara 1000 bayi. Sebenarnya noda ini tidak berbahaya. Hanya saja jika tanda tersebut terdapat pada sekitar kelopak mata, maka bisa menyebabkan risiko glaukoma, yakni adanya peningkatan dari tekanan bola mata. Jika seperti itu, tanda ini bisa dianggap sebagai awal adanya penyakit tumor pembuluh darah bila memang noda yang terdapat pada wajah sudah mengenai organ vital seperti mata. Pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi laser, pembedahan dengan pencangkokan kulit, atau pemakaian krim atau obat oles.

 

 

 

 

Hemangioma
Yakni kumpulan pembuluh darah yang kecil dan menggumpal. Terjadi pada permukaan kulit dan biasanya terdapat di wajah, kulit kepala, punggung, dan dada. Sesuai dengan namanya, warna tanda lahir ini merah atau ungu dan akan tumbuh membesar. Tanda ini bisa terjadi pada dua di antara 100 kelahiran bayi. Hemangioma akan hilang jelang usia 9 tahun. tanda ini akan sangat berbahaya jika muncul di daerah sekitar mata dan mulut, karena dapat memengaruhi penglihatan dan menutup jalan napas. Jika bayi memiliki hemangioma pada daerah yang disebutkan tadi, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan medis.

Malformasi Vena
Sebenarnya hemangioma dan malformasi vena termasuk kategori tumor pembuluh darah. Malformasi vena disebabkan oleh kondisi abnormal yang terjadi akibat pembuluh darah melebar. Meskipun muncul saat lahir, tanda ini bisa perlahan memudar. Malformasi vena muncul pada 1 hingga 4 persen dari kelahiran bayi. Biasanya tanda ini muncul di rahang, pipi, lidah, dan bibir. Pun muncul di anggota tubuh lainnya. Tanda lahir ini akan tumbuh secara lambat dan tidak hilang seiring waktu. Bisa diatasi dengan sclerotherapy atau operasi.

Nevus Congenital 
Berupa tahi lalat yang muncul saat lahir dan dapat tumbuh di mana saja dengan ukuran yang berbeda-beda ada yang 1 cm hingga lebih dari 20 cm. Nevi bawaan ini terjadi pada satu persen kelahiran bayi. Sebagian besar tahi lalat yang berwarna cokelat, hitam dan sebagian ada yang berambut ini tidak berbahaya. Tapi, Nevus conginental yang berukuran besar memiliki risiko besar menjadi melanoma yakni tipe kanker kulit yang mematikan. Untuk, itu segera konsultasikan ke dokter bila terdapat nevi bawaan dengan ukuran besar.

Pigmented Nevi
Merupakan bercak berpigmen pada kulit. Secara awam juga dikenal dengan tahi lalat (mole). Tanda ini bisa muncul ketika sel dalam kulit tumbuh secara berkelompok dan bukan menyebar ke seluruh kulit. Tahi lalat dapat muncul sendiri atau berkelompok dan bisa muncul di semua bagian tubuh. Warnanya seperti kulit, cokelat atau hitam yang bisa memudar saat dewasa dan mungkin hilang seiring waktu. Tahi lalat pada dasarnya merupakan tumor kulit jinak. Sebagian besar tahi lalat tidak berbahaya, namun yang berukuran besar bisa berkembang ke arah yang ganas dan berisiko menjadi kanker kulit.

Dan inilah tips-tips dari saya tentang cara menghilangkan tanda lahir secara alami dengan menggunakan bahan-bahan yang dengan mudah kita jumpai di sekitar kita :

Menggunakan minyak zaitun
Minyak zaitun dapat berfungsi sebagai pelembab alami yang mampu membantu memutihkan sel kulit yang mengalami kerusakan dan dapat membuat permukaan kulit menjadi lebih lembut dan dapat membantu mengurangi warna tanda lahir. Cara penggunaanya, sediakan minyak zaitun secukupnya. Setelah itu, buat bola kapas secukupnya lalu celupkan ke dalam minyak zaitun. Gosokkan bola kapas tersebut secara melingkar pada bagian yang terdapat tandah lahir. Lakukan hal ini selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu, bilas dengan mengunakan air hangat. Lakukan 4 kali dalam sehari selama 6 minggu.

Menggunakan jus lemon
Caranya, sediakan jus lemon secukupnya. Jus lemon dapat bermanfaat untuk membantu meringankan daerah delap pada kulit, seperti tanda lahir. Celupkan bola kapas ke dalam jus lemon lalu letakkan bola kapas tersebut pada bagian kulit yang terdapat pada tanda lahir, bila tanda lahir ada di bagian wajah bisa menggunakan cara ini. Gosokkan bola kapas tersebut dengan gerakan melingkar. Setelah digosok, biarkan bola kapas tetap berada pada tanda lahir selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu bilas dengan menggunakan air hangat. Ulangi cara tersebut 3 kali dalam sehari selama 4 minggu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*