Cara Penggunaan Oscilloscope



Cara Penggunaan OscilloscopeOsciloscope adalah alat yang digunakan untuk mengukur gelombang signal frekuensi. Alat ini sangat bermanfaat untuk mengukur rangkaian elektronok seperti radio komunikasi, TV, dan perangkat elektronik lainnya sehingga alat ini merupakan salah satu alat yang penting di dunia elektronika.

Untuk perbaikan ponsel, kita diharapkan bisa mengetahui cara penggunaan oscilloscope agar dapat mengetahui kerusakan pada rangkaian elektronik secara akurat. Bagi yang masih bingung dengan cara penggunaan alat ini, berikut ini akan dibahas lebih lanjut tentang langkah – langkah penggunaannya:

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menggunakan oscilloscope adalah melakukan kalibrasi agar alat ini dapat bekerja dengan baik. Setelah Anda menghubungkan oscilloscope ke jaringan listrik dan menyalakannya, maka pada layar monitor harus terlihat garis lurus mendatar yang menandakan bahwa tidak ada sinyal masukan.

Langkah kedua setelah melakukan kalibrasi adalah mengatur fokus, x position, y position, dan intensitas kemiringan. Dengan mengatur posisi tersebut, Anda nanti dapat melihat hasil pengukuran yang jelas dan akan mendapatkan hasil pengukuran yang lebih cermat.

Langkah ketiga, pakailah tegangan refernsi yang ada di oscilloscope sehingga Anda dapat melakukan kalibrasi sederhana. Sebenarnya, ada 2 tegangan referensi yang dapat dijadikan sebagai acuan yakni tegangan persegi 2 Vpp atau 0,2 Vpp yang memiliki frekuensi 1 KHz.

Langkah keempat, Anda dapat menempelkan probe di terminal tegangan acuan sehingga di layar monitor oscilloscope akan terlihat tegangan persegi.

Catatan:

–          Jika yang dijadikan sebagai acuan adalah tegangan 2 Vpp, pada posisi 1 volt/div harus memiliki nilai tegangan puncak ke puncak dua kotak. Sedangkan untuk time/div 1 ms/div harus ada 1 gelombang untuk 1 kotak

–          Jika yang terlihat pada layar masih belum tepat, Anda perlu mengatur potensio tengah pada time/div dan knob Volt/div atau pada pada potensio yang berlaber “var”

Cara Kerja Oscilloscope

Ketika oscilloscope dihubungkan dengan sirkuit, sinyal dari tegangan akan bergerak melewati proble ke sistem vertikal.  Bergantung pada pengaturan skala volts/div (vertikal), attenuator bertugas memperkecil sinyal sementara itu amplifier justru memperkuat sinyal masukan. Sinyal tersebut selanjutnya akn bergerak melwati keping pembelok vertikal yang ada di dalam Cathode Ray Tube (CRT). Tegangan yang disalurkan ke pelat tersebut dapat menyebabkan titik cahaya bergerak. Tegangan negatif menyebabkan titik tersbeut menurun dan tegangan positif menyebabkan titik tersebut naik.

Sinyal juga akan bergerak ke bagian sistem trigger untuk melakukan sapuan horizontal. Sapuan horizontal atau horizontal sweep mengakibatkan titik cahaya bergerak melewati layar sehingga jika sistem horizontal mendapatkan trigger, titik cahaya akan melintasi layar kiri ke kana dalam selang waktu tertentu. Dalam kecepatan tinggi, titik tersebut mampu melintas di layar sampai 500.000 kali per detik. Kerja sistem pembelok vertikal dan penyapu horizontal secara bersamaan dapat menghasilkan pemetaan sinyal pada layar. Untuk menstabilkan sinyal berulang, maka diperlukan trigger.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*